KALTIMHYPE.COM - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, secara resmi melaporkan harta kekayaannya pada 23 Mei 2025.

Laporan tersebut merupakan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pertama Ahmad Luthfi setelah menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, menyusul pelantikannya sebagai pejabat eksekutif di pemerintahan daerah.

Sebelumnya, Ahmad Luthfi juga telah menyampaikan LHKPN saat masih berkarier sebagai perwira tinggi Polri, termasuk ketika menjabat Kapolda Jawa Tengah.

LHKPN yang disampaikan pada 2025 ini telah melewati verifikasi administratif dan mencatat total harta kekayaan bersih Ahmad Luthfi mencapai sekitar Rp11 miliar.

Harta kekayaan Ahmad  tersebut meliputi tanah dan bangunan, kendaraan, serta kas dan setara kas.

Pelaporan ini menegaskan komitmen transparansi Ahmad Luthfi sebagai Gubernur Jawa Tengah sekaligus memberikan gambaran kondisi keuangannya di awal masa jabatan. 

Harta Tanah dan Bangunan

Ahmad Luthfi memiliki dua bidang utama tanah dan bangunan di Kota Surakarta dan Kabupaten Sukoharjo, dengan total nilai Rp 6,35 miliar. 

Beberapa aset utama antara lain:

  • Tanah seluas 2.662 m² di Kota Surakarta, diperoleh sendiri, senilai Rp 3,175 miliar.
  • Tanah dan bangunan seluas 400 m²/400 m² di Sukoharjo, diperoleh sendiri, senilai Rp 3,175 miliar.

Kedua properti ini menegaskan kepemilikan pribadi Gubernur Jawa Tengah, seluruh harta tanah dilaporkan hasil sendiri, tanpa tambahan aset di wilayah lain.

Kendaraan dan Harta Bergerak

Ahmad Luthfi memiliki kendaraan senilai Rp 1,25 miliar, terdiri dari enam mobil pribadi yang diperoleh sendiri:

  • Mobil, Toyota Jeep Tahun 1982 – Rp 100 juta
  • Mobil, Honda CR-V Tahun 2010 – Rp 150 juta
  • Mobil, Toyota Hartop Tahun 1984 – Rp 200 juta
  • Mobil, Toyota Hartop Tahun 1980 – Rp 200 juta
  • Mobil, Toyota Hartop Tahun 1966 – Rp 100 juta
  • Mobil, Toyota Innova Zenix Tahun 2024 – Rp 500 juta

Tidak ada harta bergerak lain yang dilaporkan. 

Semua kendaraan dicatat resmi dalam LHKPN.

Kas dan Total Kekayaan

Kas dan setara kas tercatat Rp 3,4 miliar, sementara surat berharga dan harta lainnya tidak dilaporkan. 

Tidak terdapat hutang, sehingga total harta kekayaan Ahmad Luthfi secara bersih mencapai Rp 11 miliar. 

Laporan ini menegaskan kepatuhan Gubernur Jawa Tengah terhadap transparansi harta pribadi, sekaligus memberikan gambaran lengkap mengenai kondisi keuangan pejabat publik. (daf)