KALTIMHYPE.COM - Seorang admin media sosial milik Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, belakangan menjadi sorotan publik setelah suaranya tanpa sengaja terdengar saat sesi siaran langsung di Instagram.
Kejadian itu sontak memicu perhatian warganet dan menuai beragam reaksi.
Akibat insiden tersebut, sang admin yang diketahui bernama Choirum Hening Dzikrillah akhirnya memilih untuk mengundurkan diri.
Hening Dzikrillah Buat Klarifikasi Permintaan Maaf
Dalam pernyataan resminya yang disampaikan melalui unggahan klarifikasi di Instagram @heningdzikrillah pada Minggu (2/10/2025), Hening Dzikrillah tampak tak kuasa menahan tangis sambil menyampaikan permohonan maaf dan mengakui kekeliruannya.
"Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Terkait kejadian pengelolaan akun media sosial milik Pak Wali Kota Surabaya, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya atas apa yang saya lakukan," ujar Hening Dzikrillah dalam video tersebut.
Hening Dzikrillah menegaskan bahwa insiden itu murni kelalaiannya pribadi, meski terjadi dalam konteks bercanda dengan temannya yang berada di dalam mobil bersamanya.
“Ini murni kesalahan pribadi saya, yang saya lakukan meskipun konteksnya saya bercanda dengan teman semobil saya, tetapi saya tahu ini berdampak besar untuk Pak Wali Kota Surabaya. Oleh sebab itu, saya mohon maaf sebesar-besarnya,” ujar Hening Dzikrillah.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Disebut Tak Terlibat
Hening Dzikrillah juga memberikan penjelasan bahwa Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tidak terlibat langsung dalam strategi maupun proses pengunggahan konten.
Hening Dzikrillah menyadari kesalahannya turut menyeret nama sang Wali Kota Surabaya dan berdampak pada citra beliau.
“Apa yang saya lakukan berdampak besar untuk Pak Wali Kota Surabaya. Beliau telah mempercayakan saya untuk melakukan pengunggahan konten,” tuturnya.
“Sebenarnya, beliau tidak pernah terlibat langsung dalam pengunggahan konten beliau di media sosial,” sambung Hening Dzikrillah.
Hening Dzikrillah Putuskan untuk Mengundurkan Diri
Dengan rasa tanggung jawab, Hening Dzikrillah menyampaikan keputusan untuk mundur dari posisinya sebagai admin media sosial.
“Oleh sebab itu, dengan penuh rasa tanggung jawab, saya memohon maaf kepada Pak Wali, dan saya mengajukan permohonan pengunduran diri,” ujar perempuan 30 tahun itu.
“Besar harapan saya Pak Wali Kota dapat memaafkan saya, meskipun hingga kini, saya belum berkomunikasi dengan beliau. Terima kasih. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,” tutur Hening Dzikrillah.
Di akhir klarifikasinya, Hening Dzikrillah berharap Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dapat memaafkan dirinya.
"Saya sangat berharap Pak Wali Kota bisa memaafkan, meski hingga kini saya belum berkesempatan berbicara langsung dengan beliau. Terima kasih. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,” tutur Hening Dzikrillah.
Profil Hening Dzikrillah
Choirum Hening Dzikrillah, perempuan kelahiran Surabaya pada tahun 1995 ini kini berusia 30 tahun.
Bakat Hening Dzikrillah di dunia public speaking membuat namanya semakin bersinar, terlebih karena kemampuannya yang luwes dan percaya diri saat tampil di depan publik.
Latar belakang pendidikannya dimulai dari SMK Negeri 12 Surabaya, lalu Hening Dzikrilla melanjutkan studi ke STIKOSA AWS dengan fokus pada Ilmu Komunikasi.
Bekal ilmu dan kepercayaan diri yang dimilikinya kemudian mengantarkan Hening Dzikrillah terjun ke dunia profesional sebagai MC dan moderator di berbagai acara.
Sejak saat itu, Hening Dzikrillah terus memperluas kiprahnya di dunia komunikasi.
Viral Suara Bocor soal Rekayasa Kerja Wali Kota
Sebelumnya, jagat maya ramai geger setelah suara admin media sosial Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, tak sengaja terdengar saat siaran langsung di Instagram.
Dalam potongan rekaman yang tersebar luas, terdengar percakapan Hening Dzikrillah dengan timnya soal rencana pengunggahan konten aktivitas sang Wali Kota Surabaya.
Beberapa kalimat seperti “epok-epok keliling” dan “pura-pura turun ke lapangan” sontak memicu reaksi keras dari warganet karena dianggap menunjukkan adanya rekayasa dalam penyajian konten kinerja pejabat publik tersebut.
“Nek koyok gini, Mat, kan bagus tuh bapak turun, videonya kita simpan dulu ae, biar besok hujan bisa dipake, yo, epok-epok (seolah-olah) keliling,” ujar Hening Dzikrillah dalam rekaman itu, dikutip Selasa (4/11/2025).
Saat menyadari suaranya ikut terekam, Hening Dzikrillah sempat bertanya pada timnya, yang justru merespons sambil tertawa, sebelum disadari bahwa suara itu memang telah bocor ke publik.
“Eh, iki lek wes ngene lak ga metu suorone yo. Gak to, soale jeda (Eh, kalau sudah gini gak keluar suaranya ya. Gak kan, soalnya jeda),” sambung Hening Dzikrillah.
