#Tag:

kaltimhype.com

Kolaborasi Hukum Adat dan Hukum Formal Dorong Upaya Berkelanjutan Kelola Hutan Desa di Kalimantan Timur Pemerintah Daerah Berikan Perhatian Lebih pada Pengelolaan Hutan Desa di Kalimantan Timur
Advertorial 2024-12-08 15:21:02
Kaltim Targetkan Tidak Ada Lagi Desa Tertinggal di Tahun 2025 Melalui Sinergi Pemerintah Di balik hutan yang lebat dan pegunungan yang membentang, ada empat desa di Kutai Barat yang masih bertahan sebagai desa tertinggal
Advertorial 2024-12-08 15:10:49
Melalui Pengakuan Hukum, Masyarakat Adat Dapat Lindungi Tanah dan Wilayahnya dari Eksploitasi Selama ini, banyak konflik akibat sengketa klaim tanah antara perusahaan, seperti tambang dan perkebunan sawit, dengan masyarakat adat.
Advertorial 2024-12-08 15:10:21
Peresmian Kantor Baru DPMPD Kaltim, Dorong Konsep Desa Mandiri Aula Kantor DPMPD Kaltim, yang baru digunakan sejak sekitar 4 bulan lalu, dipenuhi oleh para pegawai pada Selasa (12/11/2024)
Advertorial 2024-12-08 15:01:22
204 Komunitas Masyarakat Adat Kaltim Ditemukan di 163 Wilayah, DPMPD Lakukan Pemutakhiran Selain itu, data ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk menjaga dan melestarikan kebudayaan serta kearifan lokal Kalimantan Timur.
Advertorial 2024-12-08 14:57:12
Desa Kampung Baru Perkuat Langkah Pengelolaan Hutan Desa Berkelanjutan di Kaltim dengan Kerja Sama PT Prima Kemilau Lestari Kalimantan Timur terus mengembangkan langkah-langkah untuk mengoptimalkan potensi hutan desa melalui pengelolaan berkelanjutan
Advertorial 2024-12-08 14:48:33
Pentingnya Pengakuan Hak Masyarakat Adat dalam Menyelesaikan Konflik Lahan di Kaltim Simon menekankan pentingnya pendekatan hati-hati dalam pengakuan wilayah adat agar tidak memicu konflik atau sengketa di masa depan.
Advertorial 2024-12-08 14:43:31
Stunting di Kalimantan Timur Meningkat, Pemerintah Targetkan Penurunan Hingga 14 Persen pada 2024 Kalimantan Timur menghadapi masalah stunting yang semakin serius dan perlu solusi.Menurut Survei Status Gizi Indonesia 2023, prevalensi stunting di Kalimantan Timur meningkat menjadi 23,9 persen, meng
Advertorial 2024-12-08 14:36:50