KALTIMHYPE.COM - Bertempat di Lantai 3 Gedung Prof Masjaya, Rabu (4/9/2024), buku dengan judul “Inche Abdoel Moeis, Pejuang Nasionalis Tanpa Pamrih” diulas beberapa kalangan, mulai dari akademisi, mahasiswa hingga masyarakat umum.

Buku itu ditulis oleh Ir. H. Izedrik Emir Moeis, Msc menceritakan tentang sejarah perjuangan tokoh nasionalis asal Kalimantan Timur.

Dijelaskan Emir Moeis, proses lahirnya buku tersebut, memakan waktu tak sebentar.

Untuk pengumpulan data dan proses menulis, dibutuhkan waktu hingga 2 tahun.

Pengumpulan buku itu, disebutnya juga mendapatkan referensi sejarah dari perpustakaan luar negeri.

"Sempat dapat sumber sejarah dari perpustakaan di Washington DC," ujarnya ditemui di lokasi acara.

Dari hasil menulis buku itu, Emir Moeis sekaligus mengingatkan pada generasi-generasi muda di Kalimantan Timur, untuk tak minder dalam urusan nasionalis kebangsaan.

Karena, menurut Emir Moeis, generasi-generasi pendahulu di Kaltim juga turut berjuang keras untuk pembentukan negara kesatuan Republik Indonesia.

"Kita ikut mendirikan republik ini. Jadi ada kebanggaan lah, kalian anak Kaltim nggak usah minder, kita juga ikut mendirikan republik ini,” ucapnya.

Sebagai informasi, di dalam buku itu menceritakan beberapa hal.

Termasuk soal kepala daerah pertama di Kalimantan Timur.

Itu dijelaskan di buku tersebut terjadi setelah pemilu legislatif tahun 1958.

Adalah I.A Moeis yang menjabat sebagai Kepala Daerah Pertama Provinsi Kaltim.

Tetapi, masanya tak lama, cuma sebentar.

Persisnya hanya 2 bulan 24 hari. Penyebabnya, I.A Moeis dijatuhkan oleh mosi tidak percaya DPRD Kaltim. (tam)