KALTIMHYPE.COM - Viral adanya aksi pemukulan seorang mempelai pria di media sosial.
Aksi pemukulan wali nikah itu dilakukan tak lama berselang diucapkannya ijab kabul oleh mempelai pria.
Yang bikin tambah heboh adalah sosok pelaku pemukulan mempelai pria yang ternyata dilakukan oleh sang wali nikah.
Ketika kejadian pemukulan itu, sang wali nikah baru saja selesai memegang tangan mempelai pria, tanda dilakukannya ijab kabul.
Tim redaksi himpun beberapa informasi perihal aksi pemukulan oleh wali nikah kepada mempelai pria itu.
Awal Viral
Video beredar di beberapa platform media sosial, seperti Facebook dan Instagram.
Awalnya, sang wali nikah, kakak dari mempelai wanita terdengar lebih dahulu mengucapkan persetujuan ijab kabul.
"Hei Randy, saya Muhammad Fahri Tarafannur menikahkan kau dengan adikku yang bernama Nurjalela Tarafannur dengan mas kawin sebuah cincin emas seberat 2 gram," kata wali nikah dari mempelai wanita, dikutip dari video unggahan akun Facebook Yaman Ces, Minggu, 16 Juni 2024.
"Saya terima nikahnya dengan maharnya tersebut," jawan mempelai pria sambil disambut dengan ucapan 'sah' oleh pihak keluarga pria maupun wanita.
Wali Nikah Kemudian Memberi Pukulan
Usai diucapkannya janji ijab kabul itu, aksi pemukulan pun terjadi.
Wali nikah kemudian menghajar mempelai pria.
Akibatnya, suasana kemudian riuh, dari awalnya hening khidmat.
Beberapa orang kemudian mencoba menenangkan dan memegang badan wali nikah itu.
Kronologi Kejadian
Informasi dihimpun, kejadian wali nikah pukul mempelai pria ini, terjadi di Kelurahan Dufa Dufa, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Maluku Utara.
Kejadiannya bukanlah sudah lama, melainkan pada Jumat, 14 Juni 2024 kemarin.
Dilansir dari Tribun Ternate, pemukulan bermula dari konflik antara pihak keluarga wanita dengan sang mempelai pria.
Pihak keluarga wanita merasa sakit hati dengan pengantin pria lantaran yang bersangkutan sempat mengancam akan membunuh keluarga mempelai wanita.
"Dia ancam saya pe keluarga. Dia mo bunuh saya pe keluarga (dia mengancam keluarga saya. Dia mau bunuh keluarga saya)," kata wali nikah mempelai wanita, Muhammad Fahri Tarafannur.
Pernyataan Fahri Tarafannur itu dibenarkan oleh pihak keluarga lainnya dari mempelai wanita. Mereka menyalahkan pihak pengantin pria.
"Memang ngoni salah kong, laki-laki ngoni salah (memang kalian pihak laki-laki yang salah)," ujar salah seorang keluarga dari mempelai wanita.
Menurut keluarga wanita, laki-laki tersebut mengancam akan membunuh keluarga perempuan yang dinikahinya itu lewat pesan WhatsApp (WA).
"Memang laki-laki itu pe bicara kong, lia depe chat di HP sana, dia mo bunuh satu keluarga (Memang itu perkataan si mempelai laki-laki, ada chat di HP, dia mau bunuh satu keluarga)," ungkapnya.
Keluarga dari mempelai pria pun menyesalkan aksi kekerasan yang dilakukan oleh pihak keluarga pengantin wanita.
Pasalnya, kata keluarga pria, mereka sudah jauh-jauh datang ke acara itu tapi yang terjadi wali nikah malah memukuli mempelai pria sehingga menimbulkan kericuhan. (tam)
