Selain itu, Grover Cleveland menjadi satu-satunya presiden AS yang menjabat dua periode non-berturut-turut.

Ia kalah dalam pemilihan 1888 dari Benjamin Harrison, meski memenangkan suara populer, namun berhasil comeback dan menang kembali pada 1892.

6. Daniel Ortega (Nikaragua)

Di Amerika Latin, Daniel Ortega dari Nikaragua juga menunjukkan ketekunan politik.

Ia kalah pada pemilihan 1990, namun tetap aktif di dunia politik dan berhasil comeback pada 2006, kembali menjadi presiden setelah 16 tahun absen dari kursi kekuasaan.

Kisah para tokoh ini memberikan pelajaran penting: kegigihan, strategi, dan kemampuan belajar dari kekalahan adalah kunci sukses dalam politik.

Dari Prabowo Subianto hingga Donald Trump, semua membuktikan bahwa kalah bukan akhir, tetapi kesempatan untuk bangkit lebih kuat. (tam)