Bahkan, atlet Kaltim penyandang difabilitas mampu menduduki peringkat ke-15 pada Peparnas Papua tahun 2021.
"Di Peparnas Solo 2024 berhasil naik ke peringkat 13," jelas AA Bagus Sugiarta.
Pihak-pihak terkait juga telah diberitahu mengenai rencana pembangunan sekolah olahraga khusus difabel ini.
Antara lain, berkominikasi dengan Ketua NPC Kaltim.
"Sudah berbicara dengan Ketua NPC (National Paralympic Committee Indonesia, NPCI) Kaltim," ucapnya. (adv)
