“Presiden ingin hubungan baru yang lebih erat. Dengan mengajarkan bahasa Portugis, komunikasi antara Indonesia dan Brasil akan lebih mudah, mendukung diplomasi dan kerja sama ekonomi di masa depan,” ujar Sugiono.

Keputusan ini diharapkan mempermudah interaksi, memperkuat diplomasi, dan memperluas peluang ekonomi antara kedua negara.

Bahasa Portugis bukan hanya soal pendidikan, tetapi juga strategi diplomasi dan pengembangan kerja sama bilateral. (tam)