Noor Agustina menjelaskan bahwa alat ini memungkinkan masyarakat untuk menggunakan listrik untuk berbagai kebutuhan, mulai dari mengisi daya ponsel hingga menyalakan peralatan seperti televisi dan perangkat UMKM.

Kepraktisan POBALIN semakin meningkat dengan hadirnya kotak perkakas yang berfungsi ganda untuk menyimpan peralatan lain, selain untuk menampung baterai.

"Ini menunjukkan bahwa inovasi ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga praktis dan efisien," tambah Noor Agustina.

POBALIN telah diuji coba di berbagai lokasi, termasuk di kalangan komunitas nelayan dan pelaku UMKM yang berada di pesisir, dengan hasil yang positif.

Respon baik dari masyarakat menjadi dorongan bagi para pengembang untuk terus menyempurnakan produk ini.

POBALIN juga ikut serta dalam Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Provinsi Kaltim pada tahun 2023, yang semakin memperkuat potensinya di kalangan masyarakat. (adv)