“Pembatasan yang diberlakukan oleh Amerika Serikat kriminal terhadap navigasi dan transit maritim di perairan internasional adalah ilegal dan merupakan contoh pembajakan,” demikian pernyataan tersebut.
Iran juga menekankan bahwa keamanan maritim di kawasan Teluk Persia dan Laut Arab harus dijaga secara kolektif oleh semua pihak.
- Permintaan Akses Lintas Udara Militer AS ke Indonesia Jadi Sorotan, Apa Itu Blanket Overflight? Ini Penjelasannya
- Pertemuan 21 Jam di Islamabad Gagal Capai Kesepakatan, Ini Poin Bahasan Amerika Serikat dan Iran
- Ancaman Militer Amerika Serikat ke Iran Bisa Terjadi jika Tenggat Selat Hormuz tidak Dipenuhi
Eskalasi Ketegangan di Jalur Perdagangan Global
Ketegangan meningkat setelah Amerika Serikat dikabarkan akan mulai memberlakukan pembatasan terhadap kapal yang keluar masuk pelabuhan Iran.
Selain itu, Washington juga disebut akan memperketat pengawasan di jalur penting Selat Hormuz, yang menjadi salah satu titik vital perdagangan minyak dunia.
Langkah tersebut memicu reaksi keras dari Iran yang mengancam akan merespons jika kedaulatan dan keamanan pelabuhannya terganggu.
