“Posyantek ini adalah lembaga yang sangat potensial, tetapi dukungan anggaran untuk pengembangannya belum maksimal. Padahal, keberadaan Posyantek sangat penting untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi masyarakat desa,” ucapnya.
Dengan penuh keyakinan, Eka menyatakan bahwa pengembangan TTG dan Posyantek di Kaltim akan terus berkembang dan semakin baik di masa depan.
Ia menyampaikan harapannya agar dukungan dari pemerintah, baik di tingkat lokal maupun nasional, dapat terus ditingkatkan demi mendukung program-program yang berjalan.
“Melalui lomba TTG, kami ingin masyarakat desa lebih kreatif dalam menciptakan teknologi yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari. Kami juga berharap keberadaan Posyantek semakin diperkuat, baik dari sisi kelembagaan maupun dukungan pendanaan,” terangnya.
Lomba TTG ini menjadi wujud nyata komitmen DPMPD Kaltim dalam membantu masyarakat desa menciptakan inovasi yang berperan penting dalam mendukung kemandirian dan keberlanjutan pembangunan di desa. (adv)
