Malaysia dan Thailand Sudah Diperbolehkan

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyatakan bahwa Iran telah memberikan izin bagi kapalkapal tanker berbendera Malaysia untuk kembali melintas di Selat Hormuz setelah dilakukan pembicaraan diplomatik antara pejabat kedua negara. 

Malaysia memperoleh akses ini sebagai bagian dari kesepakatan khusus untuk negara‑negara “bersahabat” dengan Iran, meskipun situasi keamanan di selat itu tetap sensitif.

Demikian pula Thailand meskipun konflik di kawasan masih berlangsung telah berhasil mendapatkan akses pelayaran lewat negosiasi dengan pihak Iran. 

Sebuah kapal tanker Thailand bahkan dilaporkan berhasil melewati selat tersebut setelah koordinasi diplomatik dilakukan antara Bangkok dan otoritas Iran. 

Indonesia Belum Mendapat Izin

Berbeda dengan Malaysia dan Thailand, Indonesia belum tercatat sebagai salah satu negara yang diizinkan oleh Iran untuk melintas di Selat Hormuz

Laporan beberapa media mengatakan bahwa kapalkapal Indonesia yang menuju atau dari kawasan Teluk Persia masih belum bisa melewati selat tersebut hingga izin resmi dikeluarkan.