KALTIMHYPE.COMPolitik Amerika Serikat selama hampir tiga dekade terakhir menunjukkan satu pola yang nyaris tak berubah, yakni dominasi sistem dua partai.

Berdasarkan data Political Data Yearbook (PDYi), sepanjang periode 1993 hingga 2022, kendali pemerintahan nasional Amerika Serikat secara konsisten berada di tangan Partai Demokrat dan Partai Republik, tanpa satu pun interupsi dari partai ketiga atau kekuatan independen.

Data tersebut mencatat bahwa seluruh presiden Amerika Serikat dalam rentang waktu hampir 30 tahun itu berasal dari dua partai besar tersebut.

Pergantian kekuasaan yang terjadi bukanlah pergeseran sistem, melainkan rotasi internal antara Demokrat dan Republik, yang secara bergantian menguasai Gedung Putih, Kongres, serta membentuk kabinet federal.

Ilustrasinya bisa dilihat di gambar ini: 

ELECTION RESULTS USA - Partai Demokrat dan Republik bergantian dalam tampuk kepemimpinan di AS/ Foto: Political Data Yearbook (PDYi)

 

Data 1993–2022: Kekuasaan Berputar di Dua Poros

Menurut data PDYi, periode 1993–2022 diawali oleh pemerintahan Partai Demokrat pada era Bill Clinton, yang kemudian berganti ke Partai Republik di bawah George W. Bush.

Kekuasaan selanjutnya kembali ke Demokrat melalui Barack Obama, sebelum berpindah lagi ke Republik pada masa Donald Trump, dan kembali ke Demokrat sejak 2021.

Pola tersebut menegaskan bahwa tidak ada satu pun fase pemerintahan nasional Amerika Serikat yang keluar dari kerangka dua partai utama.

Bahkan dalam periode ketika sentimen publik terhadap elite politik meningkat dan kandidat independen bermunculan, dominasi Demokrat dan Republik tetap tidak tergeser secara struktural.