Fernando Martín yang berusia 44 tahun, bersama tiga anaknya yang masih di bawah umur, dinyatakan meninggal dunia dalam insiden tersebut.

Sementara itu, istri Fernando Martín dan satu anak lainnya berhasil diselamatkan bersama beberapa kru kapal dan pemandu wisata.

Para korban selamat langsung mendapatkan penanganan medis dan pendampingan psikologis.

Duka Mendalam dari Valencia dan Dunia Sepak Bola

Valencia CF menyampaikan duka cita mendalam melalui pernyataan resmi. Klub asal Spanyol itu menyebut kehilangan Fernando Martín sebagai pukulan berat, tidak hanya bagi klub tetapi juga bagi komunitas sepak bola secara luas.

“Valencia CF menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga, sahabat, dan seluruh pihak yang ditinggalkan. Fernando Martín adalah sosok pelatih yang berdedikasi dan pribadi yang luar biasa,” tulis klub dalam pernyataannya.

Sejumlah klub besar Eropa, termasuk Real Madrid, turut menyampaikan ucapan belasungkawa dan solidaritas kepada keluarga korban. Dukungan juga datang dari federasi sepak bola serta pemain dan pelatih lintas negara.

Sorotan Keselamatan Wisata Bahari

Insiden ini kembali menyoroti isu keselamatan wisata bahari di Indonesia, khususnya di daerah-daerah yang kerap menghadapi perubahan cuaca ekstrem secara mendadak.