KALTIMHYPE.COM - Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas kasus dugaan korupsi dalam tata kelola minyak di tubuh Pertamina.

Permintaan maaf ini disampaikannya dalam konferensi pers yang digelar di Grha Pertamina, Jakarta, pada Senin (3/3/2025).

Simon Aloysius menegaskan komitmennya untuk bekerja sama dengan Kejaksaan Agung dalam proses penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan tata kelola minyak mentah serta produk kilang di Pertamina, termasuk Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama.

Hingga saat ini, detail harta kekayaan Simon Aloysius Mantiri belum tercantum dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di laman resmi e-LHKPN KPK.

Namun, berdasarkan estimasi gaji Direktur Utama Pertamina, ia diperkirakan memperoleh penghasilan sekitar Rp 36,9 miliar per tahun atau sekitar Rp 3 miliar per bulan, mengacu pada laporan keuangan Pertamina tahun 2022.

Sebelum menjabat sebagai Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri diketahui pernah berkarier di sektor pertambangan. Ia sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Utama dan Independen Pertamina sejak 10 Juni 2024.