Namun, sejumlah analis mengingatkan, kekuatan NDB masih jauh di bawah IMF.

Modal yang dimiliki IMF mencapai lebih dari 1 triliun dolar AS, sementara NDB baru sekitar 100 miliar dolar AS. Selain itu, NDB juga masih menghadapi tantangan dalam memperluas jangkauan pinjamannya di luar anggota BRICS.

Ancaman atau Justru Peluang?

Meski banyak pihak menyebut NDB sebagai ancaman, ada pula yang melihatnya sebagai peluang untuk menciptakan keseimbangan dalam sistem keuangan global.

Kehadiran NDB dapat mendorong IMF melakukan reformasi, termasuk mengurangi dominasi negara maju dalam pengambilan keputusan dan memberikan ruang lebih besar bagi suara negara berkembang.

Jika tren ini terus berlanjut, dunia mungkin akan menyaksikan munculnya dualisme kekuatan keuangan internasional: IMF di satu sisi, dan NDB di sisi lain. (tam)