Melihat kondisi tersebut, Salehuddin menyampaikan pentingnya menghadirkan contoh koperasi yang benar-benar tertata dengan baik. 

Ia berharap Kabupaten Kutai Kartanegara dapat memiliki satu hingga dua koperasi percontohan yang bisa menjadi model bagi daerah lain dalam praktik tata kelola yang benar. 

“Ke depan, saya berharap di Kabupaten Kutai Kartanegara ada setidaknya satu atau dua koperasi, yang bisa menjadi pilot project. Hal ini akan menjadi contoh nyata bagaimana koperasi bisa dikelola dengan baik” sebutnya.

Salehuddin juga menekankan bahwa Koperasi Merah Putih perlu menunjukkan bahwa pendekatan ekonomi kerakyatan dapat menjadi pendorong kesejahteraan apabila dikelola secara tepat. 

Melalui pola yang lebih tertib dan terarah, ia optimistis manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara lebih merata. (adv)