Kondisi jalan yang rusak parah dan tidak adanya jembatan layak menjadi tantangan besar bagi masyarakat setempat. 

Namun, sejak beberapa tahun terakhir, pemerintah daerah dan provinsi telah fokus pada pembangunan infrastruktur untuk menghubungkan Seko dengan wilayah lain.

Pada tahun 2019, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Bina Marga mengalokasikan anggaran sebesar Rp30 miliar untuk pembangunan jalan dari Sabbang menuju Seko, dengan panjang sekitar 35 km.

Jalan ini kini sudah dapat dilalui oleh kendaraan roda empat, meskipun masih dalam tahap pengerasan dan belum sepenuhnya mulus. 

Selain itu, pada tahun 2022, Pemprov Sulsel juga memberikan bantuan keuangan sebesar Rp14,5 miliar kepada Pemkab Luwu Utara untuk pembangunan jalan dan jembatan di ruas Seko-Rampi (Lore-Tedoboe).

Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan konektivitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut. (tam)