6. Bahau Umaq Luhat di Kampung Ujoh Halang (SK Bupati Kutai Barat, 2023)
7. Tonyooi Kampung Juaq Asa (SK Bupati Kutai Barat, 2024)
Puguh menyadari bahwa tantangan utama dalam proses ini adalah kurangnya dokumentasi yang valid dan adanya konflik batas wilayah yang harus diselesaikan.
“Untuk mengatasi ini, diperlukan kebijakan proaktif, termasuk regulasi yang jelas dan pendanaan program,” tambahnya.
Lebih lanjut, Puguh mendorong kerjasama yang lebih intens dengan akademisi, praktisi, dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) dalam rangka advokasi dan pemberdayaan ekonomi komunitas adat.
“Meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan pendidikan masyarakat umum juga menjadi kunci keberhasilan pengakuan ini,” pungkasnya. (adv)
